Sekulerisme Menuju Arah Komunisme
Komunisme ialah paham anti Tuhan yang diusung oleh tokoh – tokoh kenamaaan Barat. Sebut saja Vladimir Lenin (1870-1924) sang pendiri negara adidaya Unisoviet. Beliau sangat giat menggembar-gemborkan ideology komunisnya. Walau kekuasaannya digantikan oleh Stallin dalam perkambangan negara Rusia. Namanya selalu dikenal dengan bapak komunis dunia. Kemudian Karl Marx (1818-1883) komunis Yahudi satu ini juga mempengaruhi masyarakat Eropa kala itu. Buku Das Kapital-nya mampu membuat dunia selalu mengingatnya walau sebenanya beliau tidak sukses dalam menangani dirinya sendiri – termasuk keluarganya – tetapi ajarannya Marxisme mampu diadopsi sekaligus dilarang di beberapa negara.
Komunisme ialah paham anti Tuhan yang diusung oleh tokoh – tokoh kenamaaan Barat. Sebut saja Vladimir Lenin (1870-1924) sang pendiri negara adidaya Unisoviet. Beliau sangat giat menggembar-gemborkan ideology komunisnya. Walau kekuasaannya digantikan oleh Stallin dalam perkambangan negara Rusia. Namanya selalu dikenal dengan bapak komunis dunia. Kemudian Karl Marx (1818-1883) komunis Yahudi satu ini juga mempengaruhi masyarakat Eropa kala itu. Buku Das Kapital-nya mampu membuat dunia selalu mengingatnya walau sebenanya beliau tidak sukses dalam menangani dirinya sendiri – termasuk keluarganya – tetapi ajarannya Marxisme mampu diadopsi sekaligus dilarang di beberapa negara.
Hubungannya dengan Sekularisme ialah dimana sekularisme paham yang menyatakan pelarangan terhadap agama dalam pengaturan tatanam hidup orang banyak dalam satu negara. Maka tidak menutup kemungkinan bila satu paham berbahaya yaitu komunisme dapat masuk kedalam intitusi negara kapan saja. Dan agama diminta tidak boleh menentang Karena berbenturan dengan HAM dan juga demokrasi. Padahal sejatinya agama adalah pelindung kehidupan masyarakat dari paham-paham yang kelak akan bersifat destruktif kepada banyak pihak. Misalnya kemerdekaan Indonesia yang merupakan tumpah darah para ulama, para pejuang muslim yang ikut langsung mempertahankan serta memperjuangkan agar terwujudnya pengibaran bendera merah putih untuk merdeka.
Kemunculan paham Sekularisme itu sendiri sebenarnya dikarenakan oleh pemikir dan cendikiawan serta rakyat jelata yg dikecewakan oleh system pemerintahan agama Katolik, dan pemikiran derivatnya yaitu menelurkan liberalisme serta pluralisme. Dan tak lupa kapitalisme, lalu demokrasi merupakan skema yang disiapkan untung menjadi perisai agar masyarakat eropa tidak lagi terjerumus pada trauma masa lalu(masa Dark Ages abad 5-15) jadi negara dan agama dapat bersatu.(1) Para cendikiawan yang melihat secara sudut pandang filosofi menganggap bahwa kehidupan dapat dijlani paling baik dengan menggunakan etika, dan pengertian paling baik dari alam semesta, melalui proses argumentatif, tanpa merujuk kepada satu Tuhan(monoteis) atau banyak Tuhan ataupun juga konsep supranatural.
Yang dimaksud “masa kegelapan” (Dark Ages) yang terjadi diabad pertengahan yakni ketika saat masyarakat Eropa sudah terlalu lama hidup tanpa pegangan/petunjuk hidup yang lurus sehingga hidup mereka terlunta-lunta ditengah kegelapan, kekeufuran, kejahiliyahan. Eropa dilanda kezaliman dalam semua praktek kehidupan. Penyebab utamanya ialah fatwa dan ajaran agama Kristen yang diperjual belikan para pendeta demi keuntungan dunia mereka dan kepentingan penguasa/raja/kaisar dan tuan tanah(pengusaha). Bahkan sampai terjadi jual beli surat pengampunan dosa.(2) Beberapa pihak berpendapat bahwa otoritas gerejalah yang membuat mereka terkungkung dizaman kegelapan. Tercatat, gereja dizaman itu hampir mendominasi seluruh sisi kehidupan masyarakat Eropa dan tidak boleh ada suatu pemahaman yang bertentangan dengan dogma gereja.
Beberapa ilmuwan yang mengemukakan pendapatnya tetapi bertentangan gereja dihukum seperti Coppernicus, Galileo Galilei dan Granado. Padahal kemudian hari pendapat merekalah yang benar. Lalu masyarakat Eropa tersadar bahwa jika Eropa ingin mengalami kemajuan mereka harus lepas dari kungkungan gereja. Akhirnya sebagian masyarakat emosinya memuncak dibarengi gerakan revolusi pada hampir semua bidang- termasuk pemikiran – pemberontakan terhadap otoritas gereja demi mewujudkan kehidupan sekular. Masa kegelapan berganti menjadi Renassaince atau yang lebih dikenal dengan nama “abad pencerahan”. Dan mulailah bermunculanlah para pemikir terkenal seperti Charles Darwin, Karl marx, Adam Smith, Max Weber dan sebagainya.(3)
Singkat Cerita PKI
Lalu apakah lahirnya PKI(partai komunis Indonesia) di NKRI merupakan dikarenakan paham sekularisme ataukah murni ini kasus penghianatan. Komunisme pernah menghiasi sejarah kelam Indonesia. Dimana satu ras melakukan pemberontakan dengan tujuan mengkudeta pemerintahan resmi, yang tentunya pemerintahan yang telah berjuang dalam badai peperangan Belanda beseta sekutunya. Aksi kejamnya yang dilakukan setiap dasawarsa di tahun 1926 – 1948 – 1965 selalu saja memakan korban yang tidak sedikit. Kesadisan menjadi cirikhas dalam setiap penyerbuan yanhg mereka lakukan. Tetapi sayangnya sejarah kelam PKI dianggap scenario atau terkesan by design, jadi masyarakat awam enggan lagi membaca atau mengingat kejahatan PKI. Parahnya menganggap PKI sebagai angin lalu yang sudah tertiup zaman tidak dianggap lagi bahaya juga harus dilupakan.
Lalu apakah lahirnya PKI(partai komunis Indonesia) di NKRI merupakan dikarenakan paham sekularisme ataukah murni ini kasus penghianatan. Komunisme pernah menghiasi sejarah kelam Indonesia. Dimana satu ras melakukan pemberontakan dengan tujuan mengkudeta pemerintahan resmi, yang tentunya pemerintahan yang telah berjuang dalam badai peperangan Belanda beseta sekutunya. Aksi kejamnya yang dilakukan setiap dasawarsa di tahun 1926 – 1948 – 1965 selalu saja memakan korban yang tidak sedikit. Kesadisan menjadi cirikhas dalam setiap penyerbuan yanhg mereka lakukan. Tetapi sayangnya sejarah kelam PKI dianggap scenario atau terkesan by design, jadi masyarakat awam enggan lagi membaca atau mengingat kejahatan PKI. Parahnya menganggap PKI sebagai angin lalu yang sudah tertiup zaman tidak dianggap lagi bahaya juga harus dilupakan.
Padahal mereka beserta generasinya menjanjikan bahwa PKI akan bangkit kembali. dan membaur bahkan mungkin mengkudeta Indonesia kembali. pernyataan Sudisman, CC-PKI, dalam siding Mahmilub 1967: “jika saya mati sudah tentu bukannya berarti PKI ikut mati bersama dengan kematian saya. Tidak sama sekali tidak. Walaupun PKI sekarang sudah rusak berkeping-keping, saya yakin ini hanya bersifat sementara., dan dalam proses sejarah, nanti PKI akan tumbuh kembali sebab PKI adalah anak zaman, yang dilahirkan oleh zaman” (5) Komunisme bukan paham baru di Indonesia, ia telah tumbuh dan berkembang sebelum Indonesia merdeka.
Tapi ingat Komunis tidak pernah berperan dalam memerdekakan Indonesia. Sneevliet (ISDV”Partai Sosial Demokrat Hindia) adalah tokoh yang pertama kali menyebar luaskan paham ini di bumi pertiwi, bersama-sama dengan kawan dari Hindia-Belanda seperti J.A Bransteder, Ir A. Baars DR Rinkers. Mereka memulai gerakan dengan menyusup ke dalam organisasi kemasyarakatan yang ada dan media massa. Lalu memecah belah Sarekat Islam (SI) menjdai SI Putih, anti Komunis (HOS Cokroaminoto, Agus Salim, Abdul Muis dkk) dan SI Merah yang dipimpin oleh tokoh-tokoh Komunis kader ISDV (Semaun, Darsono dkk)
Pemberontakan dimulai melawan kolonial Belanda pada tahun 1926, namun gagal total. Dan tokoh mudanya Musso berhasil melarikan diri ke luar negeri. Kembali melakukan pemberontakan di tahun 1948, kembali gagal. Dan melancarkan kudeta besar-besaran membunuhi masyarakat serta jendral-jendral RI kemudian dimasukan ke sumur tua“Lubang Buaya” pada 30 September 1965 yang dikenal dengan peristiwa G30S/PKI. Tetapi jelas mereka gagal lagi Allah SWT menyelamatkan bangsa Indonesia dari penghianat bangsa bernama PKI. Dengan tegas pun kita tidak boleh memberi ruang gerak pada paham Komunisme, karena jelas akan mendatangkan derita bagi rakyat. Dengan jargon “sama rata, sama rasa” ini terlihat sangat sosialis namun ingat sosialis kiri tidak akan pernah ramah pertahadap agama apapun, terutama Islam.
Perlu kita tekankan kembali UUD Republik Indonesia No 27 Tahun 1999, yang jelas melarang kegiatan kejahatan atads nama komunisme. Juga pada “Putusan Kongres Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang, 8 s/d 11 September 1957”. (5) Menangkal Kebangkitan PKI, strategi perlawanan nasional menjaga keutuhan NKRI,
Jika ditarik kesimpulan, apakah paham Sekularisme yang seolah tidak peduli dan tidak boleh mengatur kehidupan masyarakat diterapkan ini, kemudian dengan perlahan paham Komunisme hadir kembali dengan gamblang, lalu agama tidak boleh ambil tindakan mengenai ini, hancurlah sudah negeri tercinta ini dengan kekacauan seada-adanya. Muslim dengan keTauhidannya dan tekad pamungkasnya yang melekat didada“Amar Ma’ruf Nahi Munkar” layak menjadi acuan dan ntonggak kebanggan dalam mempertahankan keutuhan NKRI. (QS Al Anfaal [8] : 60)
_______________________
1. Felixsiauw.com/bahaya sekularisme, pluralism dan liberalism
2. Islampos.com, Sekularisme dan gagasan Tuhan membusuk
3. Eramuslim, Sekuler dan Islam saatnya jalan berpisah, Muhammad Yusron Mufid.
4. Kontribusi Islam Terhadap Ilmu Pengobatan sebuah pengantar memahami Thib Nabawi, Shubhi Sulaiman
5. Menangkal Kebangkitan PKI- strategi perlawanan nasional menjaga keutuhan NKRI, Alfian Tanjung, Taruna Muslim Press
_______________________
1. Felixsiauw.com/bahaya sekularisme, pluralism dan liberalism
2. Islampos.com, Sekularisme dan gagasan Tuhan membusuk
3. Eramuslim, Sekuler dan Islam saatnya jalan berpisah, Muhammad Yusron Mufid.
4. Kontribusi Islam Terhadap Ilmu Pengobatan sebuah pengantar memahami Thib Nabawi, Shubhi Sulaiman
5. Menangkal Kebangkitan PKI- strategi perlawanan nasional menjaga keutuhan NKRI, Alfian Tanjung, Taruna Muslim Press






